Pemetaan jalur Gunung Sumbing

Pendakiawp Kegiatan mendaki gunung haruslah dibekali peralatan yang lengkap dan pengetahuan yang luas. Bagi mereka yang baru pertama kali mendaki gunung, harus lebih hati-hati dan waspada terhadap segala resiko yang terjadi. Namun, dibalik itu semua, kegiatan mendaki tidak pernah kekurangan peminat. Mendaki tetap menjadi kegiatan sekaligus hobi yang menyenangkan untuk para penggemarnya.

Baru-baru ini mahasiswa UGM (Pasains UGM) lewat dana hibah Fakultas MIPA, menyumbang sekaligus melakukan penelitian terkait sistem informasi geografi jalur pendakian Gunung Sumbing. Kegiatan  tersebut bertajuk “Pengembangan Sistem Informasi Geografi Jalur Pendakian Gunung Sumbing Berdasarkan Data Spasial dan Non Spasial”.

Kegiatan ini diketuai oleh Alif Kurniawan (Kimia 2018) dan beranggotakan Annisa Dwi Putri (Geofisika 2019), Natalia Rani Dewanti (Geofisika 2019), dan Alfian Surya Rahmadan (Matematika 2019).

Berangkat dari masalah sedikitnya informasi mengenai Gunung Sumbing menjadi inisiatif mahasiswa UGM untuk menyajikan informasi jalur pendakian dan data Gunung Sumbing selengkap dan semudah mungkin untuk dipahami.

Penyerahan Buklet Pariwisata dan peta Gunung Sumbing jalur Bowongso

Harapannya setelah diselenggarakannya penelitian ini dan setelah disumbangkannya produk penelitian, tidak ada lagi hambatan-hambatan berbahaya yang dialami oleh Pendaki Gunung Sumbing seperti jalur yang tertutup akibat tumbangnya pohon, jalur cabang yang baru dan perubahan posisi plang informasi di tiap pos pendakian. Serta pendaki tidak akan lagi kekurangan informasi mengenai jalur pendakian.

Adapun data spasial yang diperoleh dalam pengumpulan data di lapangan adalah:

1. Data tracking jalur pendakian
2. Koordinat pos-pos pendakian, sumber mata air, daerah berbahaya, dan tempat penting lainnya.
3. Ketinggian tempat-tempat penting di gunung
4. Panjang jalur pendakian dan jarak antar pos pendakian
5. Beda tinggi dan kelerengan
6. Informasi penting lainnya

Sedangkan data non spasial yang diperoleh adalah:
1. Lokasi basecamp pendakian
2. Tata cara perijinan pendakian
3. Foto keadaan jalur pendakian
4. Waktu tempuh pendakuan
5. Deskripsi tentang jalur pendakian.

Adapun hasil (produk) dari penelitian ini adalah buklet pariwisata dan peta pendakian dari masing-masing jalur pendakian, laporan akhir, poster kegiatan, dan video dokumenter yang berisi penjelasan data spasial non spasial dari jalur pendakian Gunung Sumbing secara detail.

Peta ssemua jalur pendakian Gunung Sumbing

Adapun buklet pariwisata dan peta pendakian dari masing-masing jalur selanjutnya diberikan kepada pengelola basecamp pendakian untuk diletakkan di basecamp agar dapat bermanfaag bagi semua pengunjung pendakian Gunung Sumbing.

Sekian informasi mengenai kegiatan penelitian dan sumbangsih dari Pasains FMIPA UGM. Semoga dapat membantu dan menginspirasi kita semua.

Shared With Love

By Pendaki Awp

Pendakiawp (Arjuna Welirang dan Penanggungan) adalah media informasi tentang destinasi wisata dan pendakian gunung arjuno welirang dan gunung penanggungan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.