Karhutla

Kebakaran hutan di Indonesia, dampaknya tak bisa dianggap remeh. Pergantian musim menjadi pemicu kebakaran hutan.Hal ini jelas menjadi momok menegangkan, tak hanya bagi rakyat Indonesia, namun semua manusia. Bagaimana tidak, hutan Indonesia ialah bagian dari paru-paru dunia yang menghasilkan kurang lebih 35 persen oksigen bagi semua makhluk di bumi ini. Dampaknya, jika hutan-hutan itu terbakar, tak hanya pencemaran udara yang mengakibatkan ISPA bagi Indonesia dan negara sekitarnya, tapi juga berdampak pada pemanasan global dan krisis iklim.

Fenomena kebakaran hutan tak hanya disebabkan oleh musim kemarau, tapi juga pengalihan lahan, dari lahan hijau menjadi lahan sawit. Hal inilah kemudian diterbitkan Surat Keputusan Bersama (SKB) untuk mengatur, mengoptimalkan, juga mencegah penyelewengan-penyelewengan terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Tentunya penerbitan SKB Karhutla ini perlu kerjasama banyak pihak. Mulai dari Menteri LHK, Kapolri, Jaksa Agung, hingga menkopolhukam. Keterlibatan banyak pihak ini, karena fenomena Karhutla memang menyangkut banyak bidang hukum. Termasuk hukum pidana, hukum perdata, dan hukum administrasi. Menteri Siti Nurbaya, selaku menteri LHK berharap langkah ini menjadi tindakan responsif negara untuk andil menjaga lingkungan hidup dan mengadili pelaku kejahatan lingkungan, khususnya Karhutla.

Semoga dengan penerbitan SKB ini, pemerintah dapat terintegrasi, proaktif, dan saling mendukung satu sama lain untuk mengimplenentasikan komitmen dari SKB ini sesuai amanat UU No. 32 Tahun 2009 pasal 95 ayat (1) tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, serta dapat menjalankan amanat Putusan MK No. 18/PUU-XII/2014.
Adapun, kita sebagai warga negara sipil hendaknya ikut andil dalam upaya pencegahan Karhutla dengan pengawalan ketat terkait tindakan-tindakan aparatur negara yang mengindikasikan penyelewengan terhadap lingkungab hidup. Isu-isu krisis iklim, pemanasan global, dan lingkungan hidup harus menjadi isu yang benar-benar kita kawal, karena dampak dari rusaknya lingkungan hidup ialah datangnya bencana dan kesengsaraan semua makhkluk, termasuk kita sebagai manusia.

Shared With Love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *