Talang Abang, Jembatan Irigasi Peninggalan Belanda Dengan Latar Belakang Gunung Penanggungan yang Indah

Talang abang pandaan

Talang Abang, menjadi saksi bisu sejarah penjajahan Belanda di tanah Pandaan.
Talang Abang ialah aliran air yang dahulu kala difungsikan untuk menyalurkan barang yang dapat mendukung ekonomi Belanda pada saat itu. Jembatan talang abang ini dibangun selama tahun 1881 – 1882 masehi seperti tertera di dinding jembatan. Selain itu bangunan jembatan ini terbuat dari batu bata yang sangat kokoh, meskipun pada waktu itu belum ada semen.

Talang Abang terletak di dusun Winong, Desa Sumbergedang, Kecamatan Pandaan. Walaupun sempat terlupakan, kini bangunan Talang Abang kembali menjadi perbincangan masyarakat. Karena keasrian dan keindahan gunung penanggungan yang menjadi latar pemandangan dari bangunan bersejarah ini.
Kebanyakan orang mengira Talang Abang ialah sebuah jembatan. Namun, seperti yang sudah disebutkan diatas, Talang Abang ialah saluran air bekas Belanda.

Disebut Talang Abang karena dalam bahasa jawa talang ialah saluran air. Sedangkan abang yang menjadi cat dari bangunan itu mengisyaratkan warna merah sebagai simbol pertumpahan darah pejuang kala itu.

Tak hanya pemandangan yang menarik, sungai yang ada dibawah Talang Abang juga menyita perhatian masyarakat. Sungai dengan bebatuan besar juga gaya arsitekturnya dengan lekukan lima bisa dibilang cukup unik. Selain lain itu aliran sungan dibawah jembatan talang cukup deras, saat berkunjung kesini kalian harus berhati-hati. Derasnya aliran sungai ini seharusnya bisa di manfaatkan oleh warga desa setempat sebagai destinasi wisata arum jeram, ini sangat potensi untuk tujuan wisata, apalagi dengan panorama gunung, sawah dan sungai, ini akan sangat memanjakan mata para pengunjung jika dapat dikelola dan dijadikan tujuan wisata.

Shared With Love

Related posts

Leave a Comment